fin.co.id - Langkah revolusioner kembali diambil oleh OpenAI dengan mengumumkan peluncuran fitur terbaru bernama ChatGPT Health. Ruang khusus ini sengaja diciptakan bagi para pengguna untuk berkonsultasi mengenai isu kesehatan dan kebugaran secara lebih terfokus.
Mengutip laporan dari Tech Crunch pada Jumat 9 Januari 2026, OpenAI merancang fitur ini agar seluruh percakapan medis terisolasi dari obrolan umum lainnya. Hal ini memastikan bahwa konteks kesehatan yang sensitif tidak akan tercampur atau memengaruhi interaksi pengguna saat membahas topik lain di luar ruang tersebut.
Integrasi sistem ini dibuat cukup ketat, di mana jika pengguna mencoba membahas topik kesehatan di luar ruang yang telah disediakan, sistem akan secara otomatis mendorong mereka untuk segera memindahkan percakapan ke ChatGPT Health.
Keputusan besar ini diambil bukan tanpa alasan, mengingat data OpenAI mencatat ada lebih dari 230 juta pengguna setiap pekannya yang mengajukan pertanyaan seputar kesehatan dan kebugaran melalui platform mereka.
Keunggulan utama dari ruang percakapan khusus ini terletak pada kemampuannya untuk memahami konteks yang lebih mendalam. ChatGPT Health dapat mengingat interaksi sebelumnya mengenai aktivitas olahraga hingga target kebugaran pengguna untuk memberikan saran yang lebih relevan.
Tak hanya itu, fitur ini juga mampu terintegrasi dengan data dari aplikasi pihak ketiga populer seperti Apple Health, MyFitnessPal, hingga Function. Untuk menjamin privasi, OpenAI menegaskan dengan tegas bahwa seluruh data dalam percakapan di ruang Health ini tidak akan digunakan sebagai bahan pelatihan model AI mereka di masa depan.
CEO of Applications OpenAI, Fidji Simo, menjelaskan melalui blog resmi perusahaan bahwa inovasi ini lahir sebagai jawaban atas berbagai kendala di sektor layanan kesehatan saat ini, mulai dari biaya yang membengkak, akses yang terbatas, hingga padatnya jadwal dokter.
Namun, penggunaan AI untuk urusan medis tetap dibarengi dengan peringatan keras. Mengingat cara kerja model bahasa besar yang berbasis pada prediksi kata, potensi terjadinya kesalahan informasi atau halusinasi data tetap menjadi tantangan yang perlu diwaspadai oleh pengguna.
Sebagai langkah antisipasi, OpenAI kembali mengingatkan dalam ketentuan layanannya bahwa ChatGPT sama sekali tidak boleh dijadikan rujukan utama untuk diagnosis medis atau pengobatan kondisi kesehatan tertentu. Fitur ini diposisikan sebagai asisten informatif, bukan pengganti tenaga medis profesional.
Bagi pengguna yang sudah tidak sabar mencobanya, ChatGPT Health dijadwalkan akan mulai digulirkan secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. *
ChatGPT Luncurkan Fitur Health, Ruang Khusus untuk Tanya Jawab Soal Kesehatan
tekno.fin.co.id - 09/01/2026, 12:00 WIB
Tim Redaksi