Exynos 2600 Resmi Meluncur: Chip 2nm Pertama di Dunia, Siap Jadi Otak Galaxy S26?

tekno.fin.co.id - 21/12/2025, 11:39 WIB

Exynos 2600 Resmi Meluncur: Chip 2nm Pertama di Dunia, Siap Jadi Otak Galaxy S26?
Exynos 2600. Foto: Istimewa.

fin.co.id - Samsung akhirnya membuka babak baru di industri semikonduktor global. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini resmi memperkenalkan Exynos 2600, System on Chip (SoC) flagship terbaru yang langsung mencetak sejarah. Chip ini menjadi prosesor smartphone pertama di dunia yang menggunakan fabrikasi 2nm.

Bukan sekadar pembaruan tahunan, Exynos 2600 menandai lompatan besar Samsung di tengah persaingan ketat dengan pemain besar lain di industri chipset. Samsung Foundry menangani langsung produksinya lewat proses 2nm GAA (Gate-All-Around), teknologi mutakhir yang digadang-gadang membawa kombinasi ideal antara performa tinggi dan efisiensi daya.

Bagi Samsung, langkah ini bukan hanya soal spesifikasi. Exynos 2600 menjadi sinyal kuat bahwa mereka ingin kembali memimpin di kelas chipset flagship.

CPU 10-Core Baru, Performa Lompat 39%

Advertisement

Samsung membekali Exynos 2600 dengan CPU 10-core berbasis Arm v9.3, sebuah konfigurasi yang jelas menyasar performa ekstrem. Susunan inti prosesor ini terdiri dari:

  • 1 core C1-Ultra dengan kecepatan hingga 3,8GHz
  • 3 core C1 Pro di 3,25GHz
  • 6 core C1 Pro lain yang berjalan di 2,75GHz

Lewat kombinasi tersebut, Samsung mengklaim lonjakan performa hingga 39% dibanding Exynos 2500. Menariknya, peningkatan ini tetap berjalan beriringan dengan efisiensi daya yang lebih baik. Artinya, pengguna bisa mendapatkan kinerja tinggi tanpa harus mengorbankan daya tahan baterai.

Bagi pasar flagship, klaim ini jelas menggoda. Apalagi tren smartphone saat ini menuntut performa tinggi untuk multitasking, gaming, hingga pemrosesan AI secara real-time.

AI Jadi Andalan, NPU Melonjak 113%

Samsung tampak serius menggarap sektor kecerdasan buatan. Exynos 2600 membawa NPU generasi baru yang diklaim mampu meningkatkan performa pemrosesan AI hingga 113%.

Peningkatan ini membuka peluang besar untuk fitur AI on-device yang lebih kompleks. Mulai dari pemrosesan gambar, pengenalan objek, hingga optimalisasi performa aplikasi bisa berjalan lebih cepat tanpa harus bergantung penuh pada cloud.

Dengan tren AI yang semakin dominan di smartphone, peningkatan NPU ini bisa menjadi salah satu pembeda utama Exynos 2600 dibanding kompetitor.

GPU Xclipse 960: Ray Tracing Makin Ngebut

Advertisement

Urusan grafis juga tidak luput dari perhatian. Samsung menyematkan GPU Xclipse 960 di Exynos 2600. GPU ini menjanjikan peningkatan ray tracing hingga 50%, sementara performa komputasi grafisnya diklaim dua kali lebih kencang dibanding generasi sebelumnya.

Bagi gamer mobile, angka ini jelas bikin penasaran. Ray tracing yang lebih optimal berarti visual game bisa tampil lebih realistis, dengan pencahayaan dan bayangan yang jauh lebih detail.

Wanda Afifah
Penulis