fin.co.id - Tesla, perusahaan otomotif yang telah memimpin revolusi mobil listrik, tak bisa dipisahkan dari sosok Elon Musk.
Pemimpin visioner ini bukan hanya menjabat sebagai CEO, tetapi juga sebagai wajah utama perusahaan.
Lantas, bagaimana nasib Tesla jika Elon Musk mundur dari posisinya setelah kontroversi yang merebak? Apa yang akan terjadi pada saham Tesla dan masa depan perusahaan?
Mari kita simak pendapat dari Gary Black, Managing Partner The Future Fund LLC, yang baru-baru ini memberikan analisis terkait hal ini.
Pandangan Gary Black tentang Pengunduran Diri Elon Musk
Gary Black, seorang investor ternama yang juga dikenal sebagai CEO, CIO, dan Portfolio Manager di The Future Fund, baru-baru ini mengungkapkan pandangannya tentang kemungkinan pengunduran diri Elon Musk dari posisi CEO Tesla.
Melalui akun X-nya, Gary menyatakan bahwa jika Elon Musk hanya meninggalkan peran CEO namun tetap berperan sebagai Chief Technology Officer (CTO) atau Chief Product Officer (CPO), saham Tesla bisa turun sekitar 5-10%.
Namun, jika Elon Musk meninggalkan Tesla sepenuhnya, ia memprediksi saham Tesla akan mengalami penurunan yang lebih tajam, yaitu antara 20-25%.
Dampak pada Nilai Saham Tesla
Kehilangan sosok seperti Elon Musk, yang telah membangun Tesla menjadi salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, tentu akan memengaruhi kepercayaan investor.
Gary Black berpendapat bahwa peran Elon Musk sangat penting, bukan hanya dalam manajemen perusahaan, tetapi juga dalam hal inovasi dan pengaruhnya terhadap pasar.
Investor melihat Elon sebagai pendorong utama kesuksesan Tesla, dan tanpa dirinya, banyak yang khawatir bahwa perusahaan tidak akan dapat mempertahankan momentum tersebut.
Mengapa Dewan Direksi Tesla Tidak Mungkin Mengganti Elon Musk
Menurut Gary, alasan utama mengapa kemungkinan Tesla akan segera mengganti Elon Musk sebagai CEO relatif kecil adalah karena peranannya yang sangat vital.