Otomotif

Honda Stylo 160 Resmi Meluncur Tapi Masih Pakai Rangka e-SAF

FIN.CO.ID-  PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan skuter matik (skutik) premium, Honda Stylo 160 dengan berkapasitas mesin 160cc. Peluncurannya di Bekasi Jawa Barat Jumat 2 Februari 2024.

Namun, Honda Stylo 160 nampaknya masih menggunakan rangka enhanced Smart Architecture Frame (eSAF), yang sempat viral karena dianggap cepat karatan dan mudah patah. 

Marketing Director PT AHM Oktavianus Dwi mengatakan, pihaknya menjamin ketahanan eSAF yang digunakan Stylo 160 dan memberikan garansi khusus rangka selama lima tahun.

BACA JUGA:

“Memang beberapa waktu lalu sempat ada beberapa masalah dan itu sudah berhasil kita atasi, kami terus melakukan pengembangan produk menjadi lebih baik dan semakin meyakinkan dengan komitmen kami memberikan garansi rangka lima tahun, jadi tidak perlu khawatir,” kata dia, dikutip dari Antara. 

Oktavianus mengatakan, bahwa sesungguhnya eSAF memiliki banyak kelebihan, beberapa di antaranya seperti bobotnya yang ringan untuk membuat kendaraan lebih lincah saat bermanuver, dan mampu meredam getaran.

Walaupun bobotnya ringan, eSAF memiliki daya tahan yang baik karena menggunakan bahan baja. 

BACA JUGA:

eSAF juga diklaim lebih tahan defleksi atau pembengkokan saat dikendarai. Hal ini karena profilnya yang lebih kuat dan kaku dibandingkan rangka konvensional underbone.

“Sebenarnya eSAF ini punya banyak kelebihan, karena dia ringan ini juga berhubungan dan berpengaruh pada efisiensi konsumsi bahan bakar,” jelas Oktavianus.

Sebelumnya, rangka eSAF sempat menjadi sorotan di media sosial, dengan banyak konsumen membagikan video keluhannya atas kerusakan rangka tersebut.

Keluhan paling banyak adalah rangka keropos yang terjadi pada beberapa skutik Honda, yakni Honda Scoopy, Honda BeAT, Honda Genio, serta Honda Vario 160.

AHM mengatakan telah mengatasi hal tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan finite element method dan divalidasi secara pengujian aktual di fasilitas milik AHM, dapat dikatakan struktur rangka eSAF cukup kuat dan tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi. 

Tegangan yang terjadi masih jauh di bawah yield point (batas elastis) dari material rangka.

Untuk menghadirkan fakta yang berimbang, pihak peneliti juga melakukan penelitian terhadap motor konsumen. Berdasarkan hasil pemeriksaan memang ditemukan adanya karat pada bagian dalam rangka.

Admin
Penulis